Kegiatan ziarah yang berlangsung khidmat ini diawali dengan mendatangi makam Mbah Abisai, tokoh sentral yang membuka dan merintis babat alas Desa Mojowarno. Di punden ini, rombongan melakukan tabur bunga dan memanjatkan doa bersama untuk mengenang seluruh jasa besar almarhum dalam meletakkan fondasi sejarah desa.
Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan suci ke makam Troyowongso di Pemakaman Umum Mojowarno, tempat bersemayamnya arwah para leluhur serta warga desa yang telah meninggal dunia.
Prosesi nyekar diakhiri di Makam Morojoyo Sidoluwih. Tempat ini memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi warga Mojowarno, karena menjadi tempat peristirahatan terakhir salah satu tokoh yang dinilai paling berjasa dalam perkembangan dan kemajuan desa dari masa ke masa. Di ketiga tempat sakral tersebut, Kepala Desa bersama seluruh tokoh yang hadir tampak khusyuk memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam untaian doa bersama, mereka memohonkan ampunan bagi para pendahulu, meminta agar mereka ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya, sekaligus memohon limpahan keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi seluruh warga Desa Mojowarno yang masih melanjutkan perjuangan para leluhur. (pns)




























.jpg)









Tidak ada komentar:
Posting Komentar