![]() |
| Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2026 |
(Mojowarno, Agustus 2026) Perkembangan usaha di tingkat desa memiliki berbagai tantangan terutama dalam hal branding dan pemanfaatan digital. Banyak pelaku usaha memiliki produk dan pelayanan yang baik, namun belum memiliki identitas usaha yang kuat. Selain itu, pemanfaatan platform digital masih belum optimal dalam mendukung pemasaran. Kondisi tersebut membuat jangkauan pasar pelaku usaha masih terbatas, sehingga daya saing usaha dan penguatan ekonomi desa belum berkembang secara maksimal. Berangkat dari latar belakang tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata UPN “Veteran” Jawa Timur, Kelompok 13, menginisiasi kegiatan Branding dan Digitalisasi UMKM untuk penguatan ekonomi Desa Mojowarno, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan bagi pelaku UMKM, dengan metode door to door, yakni dengan mendatangi langsung pelaku usaha dari satu pelaku usaha ke pelaku usaha lainnya.
Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan sejak Jumat, 17 Juli 2026 mahasiswa KKN UPN “Veteran” Jawa Timur memulai untuk mencari list survey UMKM yang ada di Mojowarno untuk dapat menentukan UMKM yang memiliki potensi namun belum memanfaatkan digitalisasi sebagai sarana marketing maupun branding produk. Pada hari Selasa, 21 Juli 2026 mahasiswa melaksanakan survey kepada 7 (tujuh) UMKM yang telah masuk dalam daftar, yaitu: Agung Jamur Tiram, Hayati Craft, Blustar Production, Pentol SBB 057, Minyak Masak Sumber Tjahaya, Mie Gocekan, Batik Sekar Ayu survei ini bertujuan membantu pelaku usaha memahami pentingnya identitas usaha yang jelas dan promosi digital yang efektif. Melalui pendampingan ini, pelaku usaha juga didorong untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana memperluas pasar, sekaligus memberikan pemahaman mengenai kemudahan akses bagi konsumen dalam mengenal dan menjangkau usaha mereka.
Secara lebih rinci, kegiatan ini diarahkan untuk memberikan pendampingan dalam membangun branding yang lebih baik, memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi, serta mempermudah sistem transaksi dan akses lokasi usaha. Upaya tersebut dilakukan agar UMKM memiliki kapasitas yang lebih kuat dalam mengelola usahanya. Harapan output dari kegiatan ini adalah terbentuknya identitas usaha yang lebih jelas melalui logo atau branding yang menarik. Selain itu, usaha diharapkan memiliki akun media sosial, terdaftar di Google Maps, dan didukung metode pembayaran digital seperti QRIS, sehingga usaha dapat menjadi lebih dikenal, lebih mudah diakses, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membantu pelaku usaha merancang logo sederhana namun representatif sebagai identitas visual usaha, yang nantinya dapat digunakan pada kemasan produk, spanduk, maupun media promosi digital. Selain itu, mahasiswa juga mendampingi pelaku UMKM dalam proses pendaftaran QRIS melalui bank maupun penyedia jasa pembayaran digital, sehingga transaksi non-tunai dapat dilakukan dengan lebih praktis dan aman. Tidak berhenti di situ, mahasiswa turut membantu mendaftarkan lokasi usaha pada Google Maps melalui fitur Google Bisnisku.
Langkah ini bertujuan agar usaha semakin mudah ditemukan oleh calon pelanggan, khususnya bagi konsumen dari luar desa yang mencari produk atau jasa melalui pencarian daring. Melalui program ini, mahasiswa KKN UPN "Veteran" Jawa Timur berharap dapat memberikan dampak tidak hanya dalam jangka pendek berupa kelengkapan logo, QRIS, dan titik lokasi di Google Maps, tetapi juga berkontribusi pada upaya jangka panjang pemerataan ekonomi digital dan pencapaian target pembangunan berkelanjutan di tingkat desa Mojowarno.
Ditulis oleh:
Divisi Humas KKN Kelompok 13 Desa Mojowarno Kabupaten Jombang




















.jpg)









Sukses untuk kelompok 13 KKN UPN "Veteran" Jawa Timur di desa Mojowarno, Ambil pengalaman dari KKN untuk bekal implementasi sesudah lulus nanti, Terima kasih atas edukasinya ke masyarakat Mojowarno, semoga bermanfaat. Amin
BalasHapus